Hati-hati, Keseleo Bisa Memiliki Efek Berkepanjangan

Jeems Suryadi Gani – detikHealth
Jumat, 18/09/2015 08:35 WIB
Hati-hati, Keseleo Bisa Memiliki Efek BerkepanjanganFoto: Thinkstock/phototake
Jakarta, Banyak olahraga yang memiliki risiko cedera, terutama keseleo atau cedera pada pergelangan kaki. Tetapi, tidak sedikit yang menganggap sepele keseleo. Padahal cedera tersebut bisa menimbulkan efek jangka panjang yang bisa mengganggu aktivitas di masa depan.

Baru-baru ini dilakukan penelitian di Amerika Serikat kepada manusia dan hewan, untuk menunjukan bahwa keseleo dapat berpotensi mengubah seberapa baik seseorang bergerak dan berjalan. Apalagi pergelangan kaki yang sehat sangat penting untuk kita bergerak dan berjalan.

“Pergelangan kaki adalah dasar penopang tubuh,” ucap Tricia Hubbard-Turner, profesor kinesiologi University of North Carolina di Charlotte, Amerika Serikat, dikutip dari NY Times dan ditulis pada Jumat (18/9/2015).

Pergelangan kaki adalah bagian tubuh yang sangat rapuh dan rentan. Terlebih, banyak olahraga menggunakan kekuatan kaki, seperti berlari dan futsal.

Oleh karena itu, kekhawatiran terbesar muncul terhadap orang-orang yang sering berasumsi bahwa keseleo akan sepenuhnya sembuh dalam waktu 2 sampai 3 minggu, dengan atau tanpa bantuan medis.

Penelitian Hubbar-Turner menunjukkan perbedaan antara mereka yang memiliki kaki yang sehat dan mereka yang pernah mengalami keseleo pergelangan kaki. 20 Mahasiswa yang pernah mengalami keseleo dengan ketidakstabilan pergelangan kronis, dan 20 siswa yang sehat diminta untuk memakai pedometer (alat penghitung langkah) selama seminggu. Para peneliti juga tidak lupa melakukan kontrol variabel seperti jenis kelamin dan kesehatan umum.

Fakta yang didapatkan adalah mereka yang mengalami ketidakstabilan kaki kronis berjalan rata-rata 2.000 langkah lebih sedikit setiap harinya.

Penelitian lain dilakukan Hubbar-Turner terhadap tikus. Dua kelompok tikus, yaitu kelompok dengan kaki sehat dan kelompok dengan kaki yang cedera diminta untuk berjalan di atas roda. Hasil yang mengejutkan terlihat ketika terjadi perbedaan yang sangat jauh, di mana kelompok yang sehat berjalan lebih banyak dari kelompok yang lain. Bahkan mereka yang mengalami keseleo, mengalaminya kembali padahal kecepatan berlarinya sedang melambat.

Selain itu, tikus yang mengalami terkilir menjadi lebih malas dibanding mereka yang lebih sehat. Hasil ini menyiratkan bahwa keseleo tidak bisa diabaikan.

“Jika saat memutar pergelangan kaki terasa sakit, langsunglah Anda berkonsultasi dengan dokter atau ahli terapi fisik. Lalu jika tampak sudah sembuh, coba uji keseimbangan Anda di ahli terapi fisik untuk menentukan apakah Anda lebih goyah atau tidak,” saran Hubbard-Turner.

“Anda bisa melatih keseimbangan pergelangan kaki dengan mencoba berdiri dengan satu kaki. Sebaiknya seluruh orang mencoba melakukan latihan tersebut,” imbuhnya.(vit/vit)

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s