Ini Alasannya Ibu Perlu Cek Gula Darah Saat Hamil

Muhamad Reza Sulaiman – detikHealth
Kamis, 12/11/2015 18:05 WIB
Ini Alasannya Ibu Perlu Cek Gula Darah Saat HamilFoto: thinkstock
Jakarta, Diabetes gestasional atau diabetes saat kehamilan bisa menyerang ibu yang sedang hamil. Untuk itu, dokter menyarankan ibu hamil untuk melakukan cek gula darah sebagai deteksi dini.

dr Em Yunir, SpPD-KEMD, Kepala Divisi Metabolik Endokrin, Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia – RS Cipto Mangunkusumo mengatakan sudah ada panduan bagi ibu hamil untuk mengecek gula darah. Minimal, ibu hamil mengecek gula darah 2 kali selama kehamilan.

Baca juga: Cek Kandungan Jarak Jauh dan Pentingnya Kolaborasi Ilmuwan Lintas Bidang

“Jadi saat kehamilan usia 24 minggu itu kita sarankan untuk cek gula darah. Jika normal, dicek lagi saat usia kehamilan 32 minggu. Kalau saat dicek kedua kali normal bisa disebut tidak berisiko mengalami diabetes gestasional,” tutur dr Yunir, dalam temu media Sun Life Financial di Taman Sari Heritage Spa, Jl Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Kamis (12/11/2015).

Namun jika ibu hamil ternyata gula darahnya tinggi saat dicek, dokter akan memberikan penanganan lanjutan. Pertama, ibu hamil akan diberikan obat untuk mengontrol gula darahnya, sekaligus pembekalan untuk menjaga pola makan.

“Tapi kalau sudah diberi obat namun masih tinggi, bukan tidak mungkin akan kita berikan insulin. Pemberian insulin ini sifatnya tidak terus-menerus, sampai gula darahnya normal kembali saja,” paparnya.

dr Yunir juga menambahkan bahwa ibu hamil yang mengidap diabetes gestasional tidak lantas membuatnya jadi pengidap diabetes dan membutuhkan pengobatan menahun. Setelah ibu melahirkan, gula darah ibu biasanya akan kembali normal.

Namun penelitian menunjukkan satu pertiga ibu yang mengalami diabetes gestasional berisiko menjadi pasien diabetes dalam 5 tahun ke depan. Untuk itu, dokter menyarankan agar ibu hamil yang mengidap diabetes gestasional untuk menjalankan gaya hidup sehat setelah melahirkan.

“Sebisa mungkin kembalikan berat badan menjadi normal seperti sebelum hamil. Lakukan juga olahraga teratur dan gaya hidup sehat,” tambahnya.

Diabetes gestasional memang tidak mematikan, namun berisiko tinggi menyulitkan ibu saat persalinan. Beberapa kondisi seperti tensi darah tinggi dan eklampsia menghantui ibu yang mengidap diabetes gestasional.

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s